Ketahanan Pangan Berau Stabil

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU:  Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya peta ketahanan dan kerawanan pangan maka akan tersedia data yang lebih akurat dan komprehensif mengenai kondisi pangan di setiap wilayah, mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat desa.

 "Kondisi itu dipastikan sangat membantu dalam perencanaan, pengambilan kebijakan, dan pelaksanaan program-program ketahanan pangan yang lebih tepat sasaran," jelas Kepala Dinas Pangan, Rakhmadi Pasarakan kepada awak media Selasa 15 Oktober 2024, dikantornya Jl Murjani Kecamatan Tanjung Redeb.

Disampaikan Rakhmadi Pasarakan bahwa ketahanan pangan di Kabupaten Berau sejauh ini cukup baik . Indeks Ketahanan Pangan (IKP) di Kabupaten Berau pada 2022 secara nasional berada di urutan ke-21 dari 416 kabupaten, dengan 86,16 poin.

“Merupakan kabupaten yang memiliki ketahanan pangan terbaik se-Kaltim, kita memiliki tingkat ketahanan pangan tertinggi di Kalimantan Timur," bebernya. Rakhmadi juga menyampaikan dalam waktu dekat akan menggelar rapat dengan pihak DPRD Kabupaten Berau, terkait cadangan pangan dan keamanan pangan."Akan segera berkoordinasi membahas bagaimana cadangan dan keamanan kita di Berau sendiri," tuturnya.

Terakhir dirinya juga menyampaikan Dinas Pangan akan terus mendukung para petani dengan cara memasarkan hasil pertanian dari para petani lokal, mengingat menurutnya minat masyarakatnya untuk bertani dan memilih beralih ke perkebunan kelapa sawit."akan selalu kita dukung dengan memasarkan, karena jika tidak melalui kita akan sangat sulit jika hasil produksi melimpah namun tidak memiliki pasar yang baik,"pungkasnya

Menanggapi isu keamanan pangan merupakan isu yang semakin penting di tengah meningkatnya populasi dunia dan globalisasi rantai pasokan makanan. keamanan pangan merujuk pada tindakan dan kebijakan yang diterapkan.Hal ini untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi aman, bebas dari kontaminasi, dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan salah satu upaya yang akan pihaknya lakukan dengan melaksanakan bimbingan teknis penyusunan peta ketahanan dan kerentangan pangan Kabupaten/Kota."Kegiatan itu langkah penting dan strategis dalam upaya melakukan ketersediaan yang cukup, aman dan bergizi bagi seluruh masyarakat," ucapnya lagi. (sep/fn)